Nabire (26 Juni 2026) – Komitmen untuk mencetak generasi muda yang berkarakter luhur terus digalakkan oleh DPD LDII Kabupaten Nabire. Hal ini dibuktikan dengan keberangkatan puluhan generasi muda (generus) LDII Nabire menuju Pulau Jawa untuk melanjutkan jenjang pendidikan mereka di berbagai boarding school (sekolah berasrama).
Perjalanan jauh menyeberangi lautan tidak menyurutkan semangat para generus ini. Menggunakan transportasi kapal laut KM Gunung Dempo, mereka menempuh perjalanan yang memakan waktu sekitar 6 hari demi mengejar cita-cita menjadi generasi yang profesional dan religius.
Sekretaris LDII Nabire, Yuli Subagio, yang turut hadir mengantarkan keberangkatan para generus di Pelabuhan Nabire, menyampaikan bahwa fenomena ini sudah menjadi tradisi tahunan bagi warga LDII di Nabire.
“Setiap tahunnya, banyak generus LDII Nabire yang memilih melanjutkan studi di boarding school yang tersebar di Jawa. Di sana, mereka tidak hanya mendapatkan ilmu pendidikan formal saja, tetapi juga pendalaman ilmu agama yang kuat. Tujuannya adalah membentuk 29 karakter luhur agar mereka siap menjadi generasi profesional yang religius,” ujar Yuli Subagio.
Langkah besar para remaja Nabire ini tentu tidak lepas dari dukungan penuh orang tua. Ibu Mamik Lestari, S.Kom, salah satu orang tua yang ikut mendampingi putrinya berangkat, mengungkapkan rasa optimis sekaligus harapannya terhadap sistem pendidikan berasrama ini.
“Dengan menempuh pendidikan di boarding school, kami sebagai orang tua merasa lebih tenang. Kami berharap anak-anak kami dapat terjaga pergaulannya dari dampak negatif lingkungan luar, sekaligus seimbang dalam mendapatkan ilmu pengetahuan dunia dan akhirat,” ungkap Mamik.
Keberangkatan puluhan generus ini membawa misi besar bagi masa depan daerah asal mereka. Sekembalinya dari menuntut ilmu nanti, para pemuda-pemudi ini diharapkan dapat membawa perubahan dan kontribusi nyata. Dengan bekal intelektual dan akhlak yang mulia, kehadiran mereka diharapkan mampu membawa dampak positif yang signifikan bagi warga masyarakat di Kabupaten Nabire pada khususnya, serta bangsa Indonesia pada umumnya. (Yurie)
