Nabire (10 Mei 2026) – Guna mencetak generasi muda yang memiliki integritas dan etika tinggi, DPD LDII Kabupaten Nabire menyelenggarakan pengajian khusus remaja pada Minggu (10/5). Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al-Muttaqin, Kelurahan Bumiwonorejo ini mengusung misi utama yakni penanaman dan pembiasaan karakter luhur bagi para generasi penerus (Generus).
Sebagai garda terdepan masa depan bangsa dan organisasi, remaja LDII diharapkan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman moral yang kuat.
Dalam sesi materi Al-Qur’an, Ustadz H. Efendi menekankan bahwa karakter luhur harus diimplementasikan dalam kehidupan sosial sehari-hari. Beliau menyoroti pentingnya kemampuan menempatkan diri sesuai konteks sosial.
“Sebagai generus, harus bisa membedakan sikap dan tata krama saat berhadapan dengan teman sebaya dibandingkan saat berhadapan dengan ulama atau orang tua. Adab adalah pembeda utama seorang muslim yang berkarakter,” ujar H. Efendi.
Senada dengan hal tersebut, Ustadz Arbi Muhlis dalam penyampaian materi Al-Hadist menjelaskan bahwa perilaku individu merupakan cerminan dari identitas yang lebih besar. Menurutnya, berbudi luhur adalah cara terbaik untuk menjaga kehormatan, baik bagi diri sendiri maupun organisasi.

Pembina LDII Nabire, Gunawan Santoso, dalam tausiah agamanya mengingatkan para peserta bahwa proses regenerasi adalah sebuah keniscayaan yang akan terus berjalan. Namun, kualitas masa depan sangat bergantung pada persiapan hari ini.
“Regenerasi akan terus berlanjut. Hal itu diawali dengan kesadaran akan apa yang menjadi tanggung jawab kalian saat ini sebagai generasi penerus. Karakter luhur adalah fondasi agar tongkat estafet kepemimpinan ini tetap berada di jalur yang benar,” tegas Gunawan.
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan remaja dari berbagai wilayah di Nabire ini berlangsung dengan khidmat. Acara ditutup dengan doa barokah bersama, memohon agar para pemuda LDII senantiasa diberikan kekuatan untuk istiqomah dalam menjalankan nilai-nilai kebaikan di tengah tantangan zaman. (Yurie)
